1. Prosedur Pemesanan
Pelanggan dapat menghubungi tim pemasaran Readymix Beton Indonesia melalui WhatsApp atau telepon pada nomor kontak yang tercantum di website.
Untuk mempercepat proses penawaran, siapkan informasi berikut:
- Mutu beton: Misalnya B0, K-225, K-250, K-300, dll.
- Volume pemesanan: Jumlah kebutuhan beton dalam satuan meter kubik (
$\text{m}^3$ ). - Jenis beton: FA atau Non FA.
- Lokasi pengiriman: Alamat proyek, patokan lokasi, serta titik koordinat jika ada.
- Jadwal pengecoran: Tanggal dan waktu pelaksanaan.
- Kebutuhan pompa beton: Jenis pompa dan jangkauan bila diperlukan.
- Data penanggung jawab: Nama PIC dan nomor telepon aktif di lokasi.
Catatan Prosedur:
- Pemesanan disarankan paling lambat 2–3 hari sebelum jadwal pengecoran.
- Pesanan terkonfirmasi setelah Purchase Order (PO) diterima dan disetujui.
- Jadwal pengiriman tentatif hingga ada konfirmasi akhir ketersediaan armada, kapasitas produksi, dan antrean batching plant.
- Survei lokasi dapat dilakukan untuk memastikan kelayakan akses jalan.
- Biaya koordinasi lingkungan/keamanan menjadi tanggung jawab pihak pemesan.
2. Ketentuan Pembayaran
- Pembayaran transfer ke rekening resmi perusahaan sesuai invoice/penawaran.
- Skema standar: Cash Before Delivery (CBD).
- Untuk volume besar/proyek tertentu, skema pembayaran dapat dinegosiasikan atas persetujuan kedua pihak.
- PO diproses setelah pembayaran diverifikasi.
- Pelanggan dilarang mentransfer ke rekening selain rekening resmi perusahaan.
- Faktur pajak/invoice diterbitkan sesuai data NPWP dan alamat penagihan pemesan.
3. Pengiriman dan Kesiapan Lokasi
- Akses jalan harus memadai untuk truk mixer (bebas hambatan portal, kabel rendah, jalan sempit, tanjakan curam, atau batas tonase jembatan).
- Sediakan area manuver serta titik bongkar yang aman.
- Pastikan PIC penerima standby di lokasi saat armada tiba.
- Waktu pengiriman terencana 2–3 hari kerja pasca PO dan pembayaran terverifikasi.
4. Perubahan Jadwal dan Keadaan Kahar (Force Majeure)
Jadwal pengiriman dapat disesuaikan jika terjadi kendala di luar kendali perusahaan, seperti:
- Cuaca ekstrem
- Gangguan lalu lintas / regulasi pembatasan jalan
- Kerusakan/penutupan jalan akses
- Gangguan teknis pada batching plant
- Keterbatasan armada atau antrean produksi
5. Konfirmasi Sebelum Pengecoran
Pastikan kembali:
- Mutu & jenis beton
- Volume kebutuhan
- Alamat & akses jalan
- Tanggal & waktu pengecoran
- Kebutuhan & tipe concrete pump
- Status pembayaran PO
- Kesiapan pekerja dan alat di lokasi